Friday, June 23Memberikan Berita Yang Independen,Mencerdaskan Dan Menginspirasi

Uang Baru Tahun Emisi 2016 Sudah Mulai di Distribusikan.

Share

Bandung (jettnews.com) – Pendistribusian uang baru Layanan Kas Keliling tersebut adalah di Pasar Mohj Toha/ITC dan Pasar Kosambi pada 21 Desember 2016, Pasar Cicadas dan Pasar Astana Anyar 22 Desember 2016, Pasar Gedebage dan Pasar Sarijadi 23 Desember 2016, Pasar Kiara Condong dan Pasar Balubur 27 Desember 2016 Pasar Ciwastra dan Pasar Andir 28 Desember 2016, di Pasar Palasari dan Pasar Dago 29 Desember 2016. Selain itu pendistribusian uang baru juga dilakukan melalui Kas Titipan Bank Indonesia di Sukabumi.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat terus melakukan pendistribusian uang baru Tahun Emisi 2016. Deputi Direktur Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah KPW Bank Indonesia Provinsi Jabar Mikael Budisatrio mengatakan pendistribusian dilaksanakan mulai Selasa, 20 Desember 2016 melalui perbankan dengan melakukan penukaran di Bank Indonesia dan melalui Kas Keliling Bank Indonesia yang dilakukan di beberapa lokasi pusat perbelanjaan/ atau pasar di Kota Bandung.

 “Dengan berlakunya Uang Rupiah disain baru emisi tahun 2016, untuk Uang Rupiah kertas dan uang Rupiah logam yang berlaku saat ini masih tetap dapat digunakan sebagai alat pembayaran yang sah sepanjang belum dicabut dan ditarik dari peredaran,” katanya kata Mikael yang ditemui disela Layanan Mobil Kas Keliling Penukaran Uang Baru sekaligus sosialisasi, di Pusat Perbelanjaan Pasar Baru, Bandung, Selasa 20 Desember 2016..

Pada kesempatan yang sama Mikael kembali mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap peredaran uang palsu. Cara yang yang paling sederhana untuk mengenali keaslian uang rupiah yakni dengan 3D (dilihat, diraba, dan diterawang), mengupayakan dalam memenuhi kebutuhan uang dilakukan di tempat yang resmi melalui layanan Bank Indonesia dan/atau layanan Perbankan serta bertransaksi menggunakan instrumen non tunai.

“Selain waspada terhadap peredaran uang palsu, masyarakat juga diimbau agar dapat memperlakukan uang dengan baik melalui 3D (Didapat, Disimpan, Disayang) agar uang yang beredar tidak cepat lusuh dan/atau rusak, sehingga uang yang beredar dimasyarakat senantiasa dalam kondisi yang layak edar,” ujar Mikael

Editor : Tama

Sumber : Uang Baru

 

Leave a Reply