Thursday, July 20Memberikan Berita Yang Independen,Mencerdaskan Dan Menginspirasi

Spesialis pembobol ATM Keok di tangan Polisi

Share

 

JETTNEWS.COM, Situbondo – Pelaku spesialis pembobol Anjungan Tunai Mandiri (ATM), diringkus Polres situbondo yang diwarnai dengan aksi kejar kejaran oleh anggota dan pelaku.

Tiga dari empat pelaku berhasil diamankan yakni Dua pelaku berinisial HS dan S dibekuk saat hendak kabur menumpang bus di Terminal Situbondo. Sementara satu pelaku lainnya berinisial MP diamankan saat berjalan kaki, di Dusun Cerpat Desa Kedunglo, Kecamatan Asembagus. Ketiganya langsung digelandang ke Mapolres Situbondo bersama sejumlah barang bukti. Salah satunya, satu unit mobil Toyota Avanza B 1933 TIT, yang kaca belakangnya pecah akibat dilempar warga. 

“Pelaku yang berhasil diamankan sementara ada 3 orang. Semuanya mengaku berasal dari Lampung. Masih ada satu pelaku lagi yang sekarang dalam pengejaran,” kata Kasubbag Humas Polres Situbondo, Iptu H Nanang Priyambodo, demikian yang ditulis dari laman Detik, Kamis (13/4)

Keterangan detikcom menyebutkan, aksi komplotan bandit asal Lampung itu menyasar sejumlah mesin ATM Bank Mandiri, yang ada di minimarket tepi jalan raya pantura Situbondo. Sedikitnya sudah ada 4 mesin ATM yang dibobol. Modus yang digunakan para pelaku adalah dengan menaruh tusuk gigi yang dipotong setengah dan diwarnai hitam di dalam ke lubang ATM. Praktis, saat ada nasabah hendak melakukan transaksi melalui ATM selalu gagal, karena kartu ATM tidak bisa masuk. 

Saat itulah, pelaku datang dan berpura-pura menawarkan bantuan. Namun di saat bersamaan, pelaku diam-diam menukar kartu ATM nasabah dengan ATM yang disediakan, sambil menanyakan PIN milik calon korbannya. Berikutnya, pelaku berpura pura tidak tahu dan pergi keluar supermarket. 

“Sudah ada 4 mesin ATM yang diduga dibobol pelaku ini. Semuanya di dalam minimarket, mulai dari minimarket Besuki, minimarket Panarukan, mini market Wringinanom, dan minimarket Curah Jeru. Untuk kerugiannya, kami masih menunggu pengaduan dari nasabah,” ujar Arifin, seorang teknisi ATM Mandiri di mapolres. 

Arifin sendiri memergoki aksi pelaku, saat berusaha melakukan pengecekan mesin ATM Mandiri di dalam sebuah minimarket tepi jalan raya Desa Curah Jeru, tepat di depan Pabrik Gula (PG) Panjie, pada Rabu (12/4) malam. Dia melihat seorang pelaku berusaha membobol ATM hingga langsung menegur.

Sadar aksinya ketahuan, seorang pelaku di dalam minimarket langsung memberikan perlawanan hingga sempat terjadi duel dengan Arifin. Kegaduhan ini mengundang perhatian warga. Mungkin karena khawatir dihakimi massa, pelaku pun langsung kabur menggunakan mobil Toyota Avanza B 1933 TIT menuju arah Banyuwangi. 

“Yang turun dari mobil itu dua orang. Satu orang masuk ke dalam mini market, yang satu jaga di luar. Yang lainnya nunggu di mobil,” papar Arifin. 

Beruntung, sebelum mobil tancap gas ada seorang warga yang melemparnya dengan batu. Lemparan itu mengenai kaca mobil bagian belakang hingga hancur. Nah, ciri-ciri mobil pecah kaca belakang inilah, yang kemudian dijadikan acuan polisi melakukan pengejaran terhadap kawanan pelaku. 

“Sampai sekarang ketiga pelaku yang diamankan masih dalam pemeriksaan. Perkembangannya bagaimana, nanti ditunggu saja,” tandas Nanang Priyambodo. 

Editor : Eka

Sumber : Detik

Leave a Reply