Sunday, August 20Memberikan Berita Yang Independen,Mencerdaskan Dan Menginspirasi

Pasukan Suriah mengumumkan Allepo telah direbut

Share

Damaskus (JettNews.com) – Kini Militer Suriah kembali merebut nasib Allepo,  kota terbesar kedua negara itu telah sepenuhnya direbut kembali dari pasukan pemberontak setelah pemerintah Suriah dalam perang sipil yang berlangsung hampir enam tahun.

“Berkat darah para syuhada dan pengorbanan pasukan bersenjata kami yang gagah berani serta pasukan sekutu…. komando angkatan bersenjata mengumumkan kembalinya keamanan Aleppo setelah dibebaskan dari terorisme dan teroris, dan pengungsian para warga yang tinggal di sana,” Ungkap militer dalam suatu pernyataan, Kamis (22/12). 

Perebutan kembali tersebut berdasarkan pengumuman dari televisi setempat yang melaporkan bahawa, konvoi terakhir yang membawa pasukan pemberontak dan warga sipil telah meninggalkan Aleppo timur.

“Empat bus terakhir yang membawa teroris dan keluarga mereka tiba di Ramussa”, sebuah distrik selatan Aleppo yang dikuasi oleh pasukan pemerintah, menurut saluran TV pemerintah di kota tersebut.

Seorang pejabat kelompok pemberontak Ahrar al Sham, Ahmed Qorra Ali, membenarkan hal tersebut, bahwa “konvoi terakhir telah meninggalkan daerah yang dikuasai oleh pemberontak.” Katanya

Namun sebelumnya, Palang Merah mengatakan bahwa lebih dari 4.000 petempur telah meninggalkan wilayah yang dikuasai pasukan pemberontak di kota tersebut dalam “tahap terakhir” evakuasi.

Juga sebelumnya, Perserikatan Bangsa-Bangsa menyatakan telah mengerahkan para pengamat untuk memantau evakuasi terakhir di bawah resolusi yang diadopsi Dewan Keamanan pada Senin.

Pasukan pemberontak, yang menguasai Aleppo timur pada 2012, setuju mundur dari benteng tersebut setelah operasi militer sebulan yang mengusir mereka dari 90 persen bekas wilayah mereka.

Kesepakatan evakuasi diperantarai oleh Rusia, yang melancarkan serangan udara untuk mendukung rezim Presiden Bashar Al Assad tahun lalu, dan Turki, yang mendukung beberapa kelompok pemberontak menurut warta kantor berita AFP.

Editor : Eka

Sumber : Antara News 

Leave a Reply