Friday, July 21Memberikan Berita Yang Independen,Mencerdaskan Dan Menginspirasi

OJK terima aduan, dan turun dari tahun lalu

Share
Melton Purba Staff Edukasi dan Perlindungan Konsumen (EPK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 7 Sumbagsel

Palembang (JettNews.com) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan menjelang akhir tahun masih terdapat banyak keluhan yang disampaikan masyarakat terkait layanan jasa keuangan.

Melton Purba Staff Edukasi dan Perlindungan Konsumen (EPK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 7 Sumbagsel, OJK mencatat 22 pengaduan dalam triwulan ke-IV.

” Secara keseluruhan dari bulan Oktober hingga Desember jumlahnya mencapai 22 pengaduan, untuk persentase terbesarnya dari pengaduan soal ketidak sesuaian dengan perjanjian yang  mencapai 27persen dari pengaduan dengan kategori pengaduan perbankan,” ungkapnya saat di hubungi JettNews di Palembang, Kamis (29/12).

Dikatakanya, setiap tahun memang pengaduan tertinggi masih di pegang dari sektor perbankan, namun kita patutu bangga karena di tahun ini telah turun, dalam periode triwulan satu sampai tiga sudah turun, dari 2014 sebanyak 80 pengaduan, 2015 sebanyak 50 pengaduan.

“Pengaduan sampai triwulan ke tiga di tahun 2016 jumlah pengaduannya hanya 46 pengaduan saja, artinya turun dari tahun lalu, pengaduan kedua ditempati oleh asuransi 10, pembiayaan 10, dana pensiun tidak ada dan pasar modal hanya 1 pengaduan saja,” imbuhnya

Melton kembali melanjutkan, dari statistik kategori pengaduan perbankan telah terbagi dalam beberapa kategori yakni Restruiksasi kredit, pemblokiran rekening, penawaran investasi tidak sesuai produk, pendebetan rekening tanpa persetujuan pemilik rekening, ketidaksesuaian dengan perjanjian dan terakhir penyalahgunaan data.

“Dari banyaknya kategori nilai tertinggi terdapat pada kategori ketidaksesuaian dengan perjanjian mencapai 27persen Ke depannya menurut dia, OJK berusaha memperketat pengawasan kepada para konsumen,” tutupnya. (Tr)

Editor : Tama

Leave a Reply