Monday, June 26Memberikan Berita Yang Independen,Mencerdaskan Dan Menginspirasi

KAI Divre III siapkan 1.894 tiket liburan

Share

Palembang (JettNews.com) – Menghadapi libur Natal dan Tahun baru tentunya berbagai persiapan telah dipersiapkan jauh sebelumnya, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang PT KAI Divre III siapkan 1.894 tiket setiap hari untuk tanggal 23 Desember 2016 sampai dengan 8 Januari 2017.

“Selama masa angkutan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017 ini PT KAI Divre III menyiapkan
1.894 tiket perhari nya.” Kata
Aida Suryanti selaku Kabid (Kepala Bidang) Humas PT KAI Divre (Divisi Regional) III Palembang Senin (19/12).

Aida juga menjelaskan, ada total 32.198 tiket yang terdiri dari, KA (Kereta Api) Limeks Sriwijaya relasi Kertapati-Tanjungkarang PP (Pulang Pergi), KA Sindang Marga relasi Kertapati-
Lubuklinggau PP (KA Komersial eksekutif dan bisnis), dan KA kelas Ekonomi yaitu KA
Rajabasa relasi Kertapati-Tanjungkarang PP, KA Serelo relasi Kertapati-Lubuklinggau PP.

“Setidaknya dari Kemarin (18/12) atau (H-7),
penumpang sudah ramai karena bertepatan dengan liburan sekolah semester ganjil, dan tiket yang terjual sudah sekitar 65%.” katanya.

Lanjutnya, dalam meningkatkan keselamatan dan keamanan dalam perjalanan KA, penumpang tak perlu khawatir, PT KAI
Divre III menyiapkan AMUS (Alat Material Untuk Siaga) di sejumlah titik yang rawan akan
bencana longsor / amblas dan banjir terutama menjelang arus mudik dan arus balik.

“Kita siapkan posko di stasiun-stasiun keberangkatan
penumpang, sehingga masyarakat yang menggunakan jasa kereta api dapat lebih terlayani dengan baik, tak hanya itu PT KAI Divre III Palembang juga menempatkan petugas tambahan pemeriksa jalan rel ekstra, dan petugas flying gang (regu terbang/siaga).” Paparnya

Aida juga menghimbau, kepada calon penumpang untuk tidak
memakai perhiasan yang mencolok dan membawa barang bawaan yang berlebihan.

” Karena ada ketentuan yang harus diperhatikan penumpang KA saat bepergian, yaitu terkait berat barang bawaan. PT KAI membatasi barang bawaan masing-masing penumpang maksimal 20 kg atau dimensi barang tidak lebih dari 1 meter, karena apabila terjadi kelebihan bagasi, masing-masing penumpang akan dikenakan biaya angkut tambahan.” Imbuhnya

Segi biaya, katanya besarnya biaya tambahan adalah Rp10ribu bagi penumpang kelas eksekutif, Rp 6 ribu bagi penumpang kelas
bisnis dan untuk ekonomi komersial dan Rp2 ribu bagi penumpang kelas ekonomi bersubsidi.

” Bagi penumpang yang membawa barang lebih dari 40 kg atau lebih dari 2 meter, barang akan
ditolak dan disarankan menggunakan jasa ekspidisi.” Tutupnya. (Tri)

Editor : Eka

Leave a Reply