Friday, June 23Memberikan Berita Yang Independen,Mencerdaskan Dan Menginspirasi

inilah bahayanya jika terkena asap kembang

Share

JETTNEWS.COM, Kesehatan – Pada beberapa perayaan di dunia ini, manusia dapat mewujudkan kegembiraannya dengan bermacam cara. Salah satunya adalah pesta kembang api yang tentu meriah dan heboh. Hal ini dengan nyata dapat disaksikan  pada acara-acara seperti menyambut  Tahun Baru, pembukaan Sea Games, perayaan hari kemerdekaan bahkan pada peresmian hotel atau gedung  baru.  Keindahan warna-warni kembang api yang memenuhi langit dengan aneka bentuk yang mempesona dapat menjadi hiburan tersendiri dalam sebuah perayaan. 
Namun dalam proses pewujudan kegembiaraan dalam suatu perayaan, manusia seringkali tidak memikirkan dampak dari perbuatannya terhadap orang lain ataupun lingkungan. Misalnya pada acara pesta Kembang Api yang selalu diawali oleh dentuman-dentuman dan bunyi desisan yang keras, kerap kali  membuat orang lain takut  atau terganggu bahkan sakit. Bukan hanya manusia, kadang hewanpun lari ketakutan. Kembang api bila jatuh pada benda yang mudah terbakar dapat mengakibatkan kebakaran.  Kembang api pun mempunyai kontribusi bagi gangguan kesehatan, polusi udara dan perubahan iklim.

Bahaya petasan dan kembang api tidak cuma berupa ledakan langsung yang dapat melukai. Beberapa penelitian juga telah mengungkap potensi bahaya tidak langsungnya terhadap manusia dan lingkungan. Hal ini disebabkan oleh kandungan kimiawi yang terkandung di dalamnya.

Para ahli kesehatan mengatakan bahwa asap kembang api bisa mempengaruhi orang-orang yang normal atau sehat. Tidak hanya itu, mereka yang tinggal di pemukiman padat seperti perkotaan yang sering menyalakan kembang api lebih beresiko.

Selain itu, efek asap kembang api akan menjadi dua kali lipat apabila dihirup oleh mereka yang merokok. Hal tersebut bisa terjadi karena paru-paru perokok tidak cukup kuat untuk mengatasi udara yang terkontaminasi.

Hal tersebut kemudian semakin diperparah apabila musim dingin tiba, dimana masalah paru-paru biasanya menjadi lebih tinggi. Hal tersebut bisa terjadi karena asap yang keluar dari petasan tidak mudah terhapus dari udara. Biasanya asap tersebut akan membentuk kerak tebal di atmosfer yang rendah sehingga menyebabkan kita kesulitan untuk bernafas.

Berbagai perayaan yang melibatkan kembang api harus dihindari oleh mereka yang menderita penyakit jantung, gangguan pernapasan dan wanita hamil.Karena apabila mereka menghirup udara yang kotor dan terkontaminasi tersebut akan sangat berbahaya.

Leave a Reply