Friday, September 22Memberikan Berita Yang Independen,Mencerdaskan Dan Menginspirasi

Harus Tau dan Waspadai 5 Gejala Hipertensi

Share
Foto : Ilustrasi sakit kepala/ netizenpos.com

JETTNES.COM, Kesehatan – Sebaiknya kalian mengenali dan waspadai gejala hipertensi atau tekanan darah tinggi. Deteksi dini tekanan darah tinggi merupakan langkah penting dalam perawatannya. Karena semakin cepat didiagnosis, penyakit hipertensi akan lebih mudah untuk dikendalikan dengan pengobatan yang sederhana.

Karenanya, dalam memperingati Hari Hipertensi Sedunia, Anda perlu mengenali setiap pertanda dari tekanan darah tinggi melalui apa yang terjadi pada tubuh. Berikut gejala-gejala hipertensi seperti yang dilansir dari laman Timesofindia, Rabu (17/5):

Sakit kepala

Tekanan darah tinggi tidak berarti pasti akan sakit kepala atau sebaliknya. Namun, terlepas dari semua bukti yang menunjukkan tidak adanya hubungan langsung antara sakit kepala dan hipertensi, banyak orang dengan tekanan darah tinggi mengonfirmasi mengalami sakit kelapa berdenyut, terutama di bagian belakang kepala. Namun, harus dicatat bahwa sakit kepala adalah gejala yang pasti selama hipertensi, yaitu sistolik lebih dari 180mmHg dan diastolik lebih tinggi dari 110 mmHg.

Hidung berdarah

Pendarahan dari hidung adalah gejala lain yang bisa terjadi karena tekanan darah tinggi. Namun, pendarahan hidung biasanya terlihat saat tekanan darah mencapai tingkat yang sangat tinggi. Tapi, tidak selamanya perdarahan hidung akibat dari tekanan darah tinggi. Pendarahan pada hidung bisa terjadi karena berbagai alasan lain, seperti sinusitis dan septum hidung yang menyimpang.

Penglihatan berkurang

Pembuluh darah tipis memasko darah ke mata. Hipertensi dari waktu ke waktu dapat merusak pembuluh darah, sehingga menyebabkan penglihatan yang berubah atau penurunan fungsi mata. Jadi, jika terkadang penglihatan kabur, waspadai sebagai gejala tekanan darah tinggi.

Jantung berdetak lebih cepat atau palpitasi

Tekanan darah tinggi adalah salah satu penyebab palpitasi pada orang dengan hipertensi yang tak terdiagnosis. Palpitasi mungkin terasa seolah jantung telah berhenti atau berdebar tidak terkendali. Palpitasi berulang ditambah dengan nyeri dada dan berkeringat bisa menjadi pertanda adanya masalah jantung yang serius.

Palpitasi tidak berarti hipertensi. Karena, palpitasi atau peningkatan denyut jantung terlihat saat terjadi kecemasan atau serangan panik, ketakutan atau kegugupan.

Sakit dada

Nyeri dada bisa terjadi tanpa palpitasi, berkeringat dan lain-lain. Tapi, sekali lagi, nyeri dada hanya terjadi saat tekanan darah sangat tinggi.

Semua tanda dan gejala yang disebutkan di atas mungkin tidak termasuk semua, namun menjadi panduan untuk mengatasi tekanan darah tinggi.

Editor : Ej

Sumber : okezone

 

Leave a Reply