Monday, May 29Memberikan Berita Yang Independen,Mencerdaskan Dan Menginspirasi

DJP Sumsel khawatirkan Korupsi kian menghawatirkan

Share

Palembang (JettNews) – Semangat antikorupsi mutlak perlu dimiliki setiap pegawai untuk membangkitkan kembali semangat anti korupsi kepada para pegawai yang selama ini dinilai menjadi momok menakutkan bagi lembaga-lembaga baik dari swasta bahkan lembaga pemerintahan karenanya Kanwil DJP (Ditjen Pajak) Sumsel (Sumatera selatan) dan Kepulauan Babel (Bangka belitung) digelar lebih awal pada Rabu (30/11).

Cukup menarik acara kali ini imulai dengan pembacaan ikrar yang diikuti oleh para pegawai, cerdas cermat, pembacaan puisi dengan tema anti korupsi itu semua dalam rangka menumbuhkan semangat cinta tanah air.

Kepala Kanwil DJP Sumsel dan Kep. Babel, M Ismiransyah M Zain dalam sambutanya menyatakan korupsi bukan hanya merugikan negara tetapi juga merupakan bentuk pengkhianatan terhadap negara karenanya korupsi harus dilawan dan diberantas.

“hari ini kita berikrar untuk memberantas korupsi, hal ini juga harus ditanamkan didalam hati kita, bahwa koruptor itu salah satu pengkhianat bangsa, apabila terjadi pada pegawai pajak, saya tidak akan mentolerir tindakan korupsi dan menindak tegasnya” katanya dalam laporan resmi DJP Sumsel dan Kep.Babel Kamis (1/12).

Sejalan dengan itu, lanjutnya kantor Pajak yang terus menerus memperbaiki diri dengan melakukan reformasi birokrasi dan menerbitkan layanan wishle blowing system serta juga memberikan peringatan dengan konsekuensinya pemberhentian.

“jangan sampai ada lagi tindakan-tindakan koruptif, pantaskanlah diri kita menjadi insan-insan terbaik, karna kita bekerja di institusi terbaik di negeri ini”, pungkasnya

Dalam rangkaian acara kali ini, ada satu acara yang membuat suasana sekejap berubah haru, betapa tidak haru dalam puisinya Kepala Bidang Pemeriksaan, Penagihan, Intelijen dan Penyidikan Ibrahim menyinggung bahwa korupsi bukan merupakan budaya, korupsi adalah kejahatan dan tindakan pengecut juga pengkhianat bangsa.

“Saya berpesan untuk terus melanjutkan langkah kita untuk memerangi korupsi, walaupun cacian dan makian terus bergulir”

Tambahnya, Keberhasilan butuh pengorbanan, korupsi bukan budaya, korupsi adalah kejahatan, dia adalah pengkhianatan.

“mari kita lanjutkan langkah baik kita untuk tetap terhindar dari Korupsi” tukasnya

Berdasarkan sejarahnya, Hari anti korupsi sedunia yang jatuh setiap tanggal 9 Desember di cetuskan pertama kali dalam  HYPERLINK “https://en.wikipedia.org/wiki/United_Nations_Convention_against_Corruption” \t “_blank” United Nation Convention Against Corruption yang di gelar di Meksiko 2003 silam.

Pertemuan di inisiasi sejumlah negara seperti Sebagai pernyataan tekad memerangi korupsi. Di Indonesia hari anti korupsi sedunia sekaligus hari anti korupsi nasional baru di resmikan setahun setelahnya. (H.R)

Editor : Eka

Leave a Reply