Friday, September 22Memberikan Berita Yang Independen,Mencerdaskan Dan Menginspirasi

Hukum

NetTV Sempat Dapatkan Ancaman Bom Lewat Pesan Singkat Pasca Bom Melayu

NetTV Sempat Dapatkan Ancaman Bom Lewat Pesan Singkat Pasca Bom Melayu

Hukum, Nasional, News
JettNews(Jakarta) - Setelah terjadinya insiden Bom bunuh diri di Kampung Melayu yang terjadi pada pukul 21.00 WIB pada hari Rabu 24 Mei 2017, pada malam yang sama juga salah satu stasiun teleisi Net ini juga sempat mendapatkan ancaman bom juga. Menurut Kasubag Humas Polres Jaksel Kompol Purwanta telah menyebutkan bahwa ancaman bom ini telah terjadi kurang lebih pada pukul 22.00 WIB. Ancaman bom ini pun telah disampaikan melalui kontak call center stasiun televisi tersebut. Purwanta pada saat ini Jakarta pada hari Kamis 25 Mei 2017 ini telah mengatakan “Itu benar ada ancaman di Net TV. Jadi seorang karyawan membuka HP Call Center, selanjutnya setelah dibuka, ada 2 kali SMS, yang bernada ancaman,”. Mengetahui hal itu, karyawan pun segera menghubungi atasannya dan langsung meminta bantuan
Ahok tandatangani Surat Pengunduran Diri Sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Ahok tandatangani Surat Pengunduran Diri Sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Hukum, Nasional, News
JettNews (Jakarta) - Gubernur Non Aktif DKI Jakarta yakni Basuki Tjahaja Purnama ini sudah menandatangai surat permohonan pengunduran diri sebagai gubernur DKI Jakarta. Hal ini juga telah dibenarkan oleh Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri yakni Sumarsono. Sumarsono pada saat dikonfirmasi pada hari Rabu 24 Mei 2017 ini telah mengatakan “Sudah (ditandatangani), surat dari Pak Ahok ke Presiden langsung dengan tembusan ke Pak Mendagri”. Sumarsono sendiri juga telah mengatakan bahwa pengunduran diri Ahok ini telah diserahkan pada hari Selasa 23 Mei 2017. Sumarsono sendiri juga telah mengatakan bahwa surat pengunduran diri dari Ahok ini pun merupakan salah satu dasar untuk melakukan pemberhentian tetap. Sebelum adanya surat pengunduran diri ini, Ahok sendiri sudah terleb
Viral Video Anggota Gangster “Nangis-nangis”.

Viral Video Anggota Gangster “Nangis-nangis”.

Hukum, Nasional, News, Uncategorized
JettNews(Jakarta) - netizen dihebohkan dengan sebuah akun Instagram yang mengunggah video seorang pria yang diyakini anggota gengster yang sering meneror warga di Jakarta. Dalam video tersebut memperlihatkan seorang oknum berseragam loreng dan petugas keamanan yang menghajar seorang pria. Menurut kabar yang beredar, remaja di video itu adalah pelaku pembacokan seorang wanita dalam rangka perekrutasn anggota gengster. Selain itu juga dijelaskan setiap calon anggota diwajibkan membacok secara rancom setidaknya satu orang. Tampak remaja itu tergeletak di lantai sembari menangis dan meminta ampun kepada seorang oknum yang mengenakan seragam loreng saat dipukuli menggunakan seperti ikat pinggang. Sang remaja itu tampak hanya mengenakan celana dalam saja. Netizen yang melihat video ini kebany
Warga Depok Dihebohkan Oleh Penemuan Jasad Tanpa Busana

Warga Depok Dihebohkan Oleh Penemuan Jasad Tanpa Busana

Hukum, Kriminal
JETTNEWS.COM, Depok - Warga Cilangkap Depok Jawa Barat, dihebohkan oleh penemuan jasad tanpa busana di pinggir kali. Jenazah tak dikenali tersebut tersangkut dekat tumpukan sampah di pinggir Kali Baru, Jalan Raya Bogor Kilometer 40, Kecamatan Cimanggis, Depok, Minggu siang. Warga setempat, Rohim mengatakan, jasad pertama kali diketahui oleh seorang pemulung yang tengah mengais sampah di sekitar kali tersebut. Posisi mayat dalam keadaan tengkurap dan hanya memakai celana dalam. "Pemulung turun cari sampah di kali. Ketika melewati sana mencium bau busuk seperti bangkai," ucap Rohim di lokasi kejadian, Minggu (26/3). Melihat temuan tersebut, pemulung langsung melaporkan kepada masyakarat sekitar. Warga pun berduyun-duyun melihat jenazah tak dikenal tersebut. Hingga berita ini diturunkan
Aniaya Pacar Karena Tidak Mau Di Ajak Ciuman

Aniaya Pacar Karena Tidak Mau Di Ajak Ciuman

Hukum, Kriminal
JETTNEWS.COM, Palembang - Aldi (21) mahasiswa semester enam Fakultas Teknik Energi disalah satu perguruan tinggi negeri di Palembang. Akhirnya berurusan dengan polisi akibat dari ulahnya sendiri yang telah menganiaya kekasinya. Aldi digelandang polisi ke Direktorat Reserse Kriminal Umum, subdit III Jatantas lantaran mencekik dan menampar pacarnya sendiri. Perbuatan kasar Aldi karena tak diberi ciuman oleh sang pacar. Kejadian ini terjadi pada Rabu 22 Maret malam di kosan pacarnya berinisial End (21) di Jalan Lunjuk Jaya Kecamatan Ilir Barat (IB) 1. Tersangka kesal karena korban tidak mau dicium dan malah berteriak saat tersangka meminta secara paksa. "Awalnya saya mau cium dia, tapi dia tidak mau. Karena itu saya pun mau menciumnya secara paksa," tutur Aldi. "Saya cekik lehernya kemu
Sumatera Dipilih Sebagai Pintu Masuk Jaringan Narkoba Internasional

Sumatera Dipilih Sebagai Pintu Masuk Jaringan Narkoba Internasional

Hukum, Kriminal, News
JETTNEWS.COM, Padang - Dalam menyikapi masalah pengguna narkoba di Indonesia, Pemerintah menyatakan perang terhadap narkoba. Terlebih barang haram ini masuk ke Indonesia melalui berbagai wilayah dan berbagai macam cara. Direktur Peran Serta Masyarakat Badan Narkotika Nasional (BNN) Sinta Dame Simanjuntak mengatakan salah satu wilayah yang menjadi pintu masuk narkoba ke Tanah Air adalah Sumatera. "Jaringan Tiongkok dan Hong Kong masuk ke Indonesia lewat Sumatera seperti Sumatera Utara, Batam dan Aceh," kata Sinta, dalam kegiatan Diseminasi Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam), di Padang, Jumat (24/3). Menurut dia, Sumatera dipilih sebagai pintu masuk oleh jaringan internasional narkoba karena lebih mudah dibandingkan masuk melalui Singapura atau Malays...
Menantu Gugat Ibu Mertua Atas Utang Rp 1.8 M

Menantu Gugat Ibu Mertua Atas Utang Rp 1.8 M

Hukum
  JETTNEWS.COM, Garut - Konflik antara anak dengan orang tua kembali terjadi, konflik antara menantu dan ibu mertua ini terjadi di Garut Jawa Barat. Menantu yang menggugat ibu mertuanya atas utang senilai RP 1.8 miliar Kini, persidangan sudah memasuki kali keenam. Keluarga yang kerap mencoba jalan mediasi pun tak mampu menghentikan gugatan. Awalnya, tahun 2001 utangnya sebesar Rp 20 juta, yang tanpa disadari nilainya membengkak. Sebab, dikonversi ke dalam nilai emas murni oleh penggugat. Buntutnya, kini seorang ibu terjerat utang kepada anak dan menantunya, sebab surat rumahnya dijadikan jaminan atas utang anaknya yang lain.   Editor : Eka Sumber : Tribun
Pemprov Sumsel Bentuk Tim Usut Sengketa Lahan

Pemprov Sumsel Bentuk Tim Usut Sengketa Lahan

Hukum, Palembang
PALEMBANG (JettNews) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) membentuk tim terpadu terkait sengketa lahan antara Warga  Desa Lebung, Desa Rantau Harapan Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin dengan PT Sawit Mas Sejahtera (SMS). Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) dan Pertanahan Provinsi Sumsel, Edward Chandra mengatakan, tim terpadu dibentuk langsung Gubernur Sumsel. Lanjutnya, rencanyan tim terpadu tersebut akan berangkat menuju Kabupaten Banyuasin pada hari Kamis (9/3) besok, untuk bertemu langsung dengan masyarakat dan PT SMS. "Sesuai janji kami kepada masyarakat, besok, Kamis tim terpadu itu akan ke Kabupaten Banyuasin untuk menyelesaikan masalah disana," ucapnya saat diwawancarai di Kantor Gubernur Sumsel, Rabu (8/3). Edward juga mengatakan, pihak
KPK Kembali Periksa Direktur PT Citilink Indonesia.

KPK Kembali Periksa Direktur PT Citilink Indonesia.

Hukum, Kriminal, Polhukrim
                                              Nasional, (JettNews) -  Kembali lagi Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Produksi PT Citilink Indonesia, Hadinoto Soedigno. Dia akan diperiksa terkait suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat di PT Garuda Indonesia. Keterangan mantan Direktur Teknik PT Garuda Indonesia ini dibutuhkan penyidik untuk melengkapi berkas perkara Emirsyah Satar (ESA). "Yang bersangkutan (Hadinoto Soedigno) akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka ESA," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (2/3/2017). Hadinoto disebut sebagai salah satu saksi kunci untuk membongkar kasus ini. KPK pun telah meminta pihak imigrasi melarang Hadinoto terbang ke luar negeri. Selain Hadinoto, KPK
Pegang Payudara Bocah, Resedivis Narkoba Diserahkan Warga ke Polisi

Pegang Payudara Bocah, Resedivis Narkoba Diserahkan Warga ke Polisi

Hukum, Kriminal, Polhukrim
PALEMBANG (JettNews) - Wahyuda (31) warga Jalan Mata Merah Lorong Utama RT 14, Kelurahan Sungai Selincah, Kecamatan Kalidoni, Palembang harus berurusan dengan Polisi. Sebab, pemuda yang merupakan resedivis kasus narkoba tersebut nekat melakukan pencabulan terhadap bocah yang masih duduk di bangku kelas 6 berinisial SN (10) hingga korban mengalami trauma. Informasi yang dihimpun, aksi nekat tersangka berlangsung tak jauh dari kediaman korban, pada Rabu (1/3) sekitar pukul 13.00 WIB. Ketika itu korban yang baru pulang usai dari rumah temannya berpapasan dengan tersangka. Tanpa diduga, tersangka yang saat itu mengendarai sepeda motor memepet korban sembari menyapa dan meremas payudara korban. Setelah melancarkan aksinya, tersangka langsung kabur dengan memacu sepeda motornya. "Anak say...