Friday, May 26Memberikan Berita Yang Independen,Mencerdaskan Dan Menginspirasi

Polhukrim

NetTV Sempat Dapatkan Ancaman Bom Lewat Pesan Singkat Pasca Bom Melayu

NetTV Sempat Dapatkan Ancaman Bom Lewat Pesan Singkat Pasca Bom Melayu

Hukum, Nasional, News
JettNews(Jakarta) - Setelah terjadinya insiden Bom bunuh diri di Kampung Melayu yang terjadi pada pukul 21.00 WIB pada hari Rabu 24 Mei 2017, pada malam yang sama juga salah satu stasiun teleisi Net ini juga sempat mendapatkan ancaman bom juga. Menurut Kasubag Humas Polres Jaksel Kompol Purwanta telah menyebutkan bahwa ancaman bom ini telah terjadi kurang lebih pada pukul 22.00 WIB. Ancaman bom ini pun telah disampaikan melalui kontak call center stasiun televisi tersebut. Purwanta pada saat ini Jakarta pada hari Kamis 25 Mei 2017 ini telah mengatakan “Itu benar ada ancaman di Net TV. Jadi seorang karyawan membuka HP Call Center, selanjutnya setelah dibuka, ada 2 kali SMS, yang bernada ancaman,”. Mengetahui hal itu, karyawan pun segera menghubungi atasannya dan langsung meminta bantuan
Ahok tandatangani Surat Pengunduran Diri Sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Ahok tandatangani Surat Pengunduran Diri Sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Hukum, Nasional, News
JettNews (Jakarta) - Gubernur Non Aktif DKI Jakarta yakni Basuki Tjahaja Purnama ini sudah menandatangai surat permohonan pengunduran diri sebagai gubernur DKI Jakarta. Hal ini juga telah dibenarkan oleh Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri yakni Sumarsono. Sumarsono pada saat dikonfirmasi pada hari Rabu 24 Mei 2017 ini telah mengatakan “Sudah (ditandatangani), surat dari Pak Ahok ke Presiden langsung dengan tembusan ke Pak Mendagri”. Sumarsono sendiri juga telah mengatakan bahwa pengunduran diri Ahok ini telah diserahkan pada hari Selasa 23 Mei 2017. Sumarsono sendiri juga telah mengatakan bahwa surat pengunduran diri dari Ahok ini pun merupakan salah satu dasar untuk melakukan pemberhentian tetap. Sebelum adanya surat pengunduran diri ini, Ahok sendiri sudah terleb
Viral Video Anggota Gangster “Nangis-nangis”.

Viral Video Anggota Gangster “Nangis-nangis”.

Hukum, Nasional, News, Uncategorized
JettNews(Jakarta) - netizen dihebohkan dengan sebuah akun Instagram yang mengunggah video seorang pria yang diyakini anggota gengster yang sering meneror warga di Jakarta. Dalam video tersebut memperlihatkan seorang oknum berseragam loreng dan petugas keamanan yang menghajar seorang pria. Menurut kabar yang beredar, remaja di video itu adalah pelaku pembacokan seorang wanita dalam rangka perekrutasn anggota gengster. Selain itu juga dijelaskan setiap calon anggota diwajibkan membacok secara rancom setidaknya satu orang. Tampak remaja itu tergeletak di lantai sembari menangis dan meminta ampun kepada seorang oknum yang mengenakan seragam loreng saat dipukuli menggunakan seperti ikat pinggang. Sang remaja itu tampak hanya mengenakan celana dalam saja. Netizen yang melihat video ini kebany
Jasad Nelayan Terapung, Diduga Akibat Penyakit Ayannya Kambuh

Jasad Nelayan Terapung, Diduga Akibat Penyakit Ayannya Kambuh

Polhukrim
JETTNEWS.COM, Cilacap – Seorang nelayan ditemukan tewas terapung disela-sela kapal nelayan di tambat labuh Pelabuhan Perikanan Samudra Cilacap (PPSC), Senin (15/5) malam. Diduga nelayan tersebut menghembuskan nafas terakhirnya karena penyakit ayan yang dideritanya. Satuan Kepolisian Perairan Polres Cilacap Polda Jateng melakukan evakuasi. Kasat Polair Polres Cikacap, AKP Huda Syafii mengatakan, korban bernama Eko Basuki alias ling (48). Eko sehari-hari bekerja sebagai nelayan. Dia tinggal di jalan Slamet Riyadi Rt 07/05 Kelurahan Tambakreja Kecamatan Cilacap Selatan. Dari keterangan saksi yang juga penjaga malam di PPSC, Galih melihat seseorang terapung sekitar pukul 20.30 wib, Senin (15/5). Posisinya di sela-sela kapal nelayan yang ditambatkan. "Saat evakuasi kami lakukan, korban suda
Serangan Terhadap Novel Baswedan Direncanakan?

Serangan Terhadap Novel Baswedan Direncanakan?

Kriminal, News
JETTNEWS.COM, Jakarta -  Novel Baswedan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di serang dengan menyiramkan air keras ke wajahnya. Diduga penyerangan ini dilakukan secara terencana, kejadian ini tengah di selidiki oleh pihak kepolisian. "Kami masih melakukan olah TKP, pemeriksaan saksi-saksi. Kami harap kami bisa bertindak cepat," ujar Kapolres Metro Jakarta Utara Komisaris Besar Dwiyono di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (11/4). "Termasuk dari pihak pelapor dan beberapa saksi yang mungkin mengetahui dan mendengar kejadian tersebut." Dwiyono menjelaskan sejauh ini sudah memeriksa empat saksi. Namun, tidak tertutup kemungkinan aparat akan memeriksa sejumlah pihak lainnya yang terkait kejadian ini. "Masih dalam pendalaman dan pengembangan," jel
Setelah Nonton Video Hot AD Nekat Perkosa Pacar

Setelah Nonton Video Hot AD Nekat Perkosa Pacar

Polhukrim
JETTNEWS.COM, Belitung - Setelah nonton video hot yang di simpan dalam ponselnya AD 24 tahun ini selalu terbayang bayang dan terdorong untuk melakukan nafsu bejatnya kepada seorang gadis yang masih berusia 13 tahun sebut saja Bunga. Kini gadis ini harus kehilangan kesuciannya karena telah diperkosa AD secara paksa. Tiga hari sebelum melancarkan aksinya terhadap korban, si pelaku ini telah menonton Video hot yang sudah disimpannya di dalam ponsel miliknya. Karena masih selalu terbayang-bayang dengan video hot tersebut, pelaku pun telah merencanakan aksi bejatnya kepada korban yang kini sudah putus sekolah. Pada hari Jumat 24 Maret 2017, si pelaku AD kepada awak media mengatakan “Iya habis nonton film ‘hot’ tiga hari sebelum kejadian. Iya habis itu begitu (mempraktekan dengan korban), na
Ridho Lakukan Rekonstruksi Atas Penangkapannya

Ridho Lakukan Rekonstruksi Atas Penangkapannya

Kriminal
JETTNEWS.COM, Jakarta -  Setelah beberapa jam ditangkap polisi, Ridho Roma dibawa pilisi untuk melakukan rekonstruksi atas penangkapan dirinya. Putra raja dangdut Rhoma Irama menjalani rekonstruksi di sebuah hotel di kawasan Jakarta Barat untuk melengkapi berkas. Dalam rekonstruksi yang digelar Minggu dini hari, Ridho memperagakan 13 adegan. Dimulai ketika Ridho keluar lobi hotel hingga di parkiran mobil lokasi Ridho ditangkap.  Editor : Eka Sumber : Tribun  
Warga Depok Dihebohkan Oleh Penemuan Jasad Tanpa Busana

Warga Depok Dihebohkan Oleh Penemuan Jasad Tanpa Busana

Hukum, Kriminal
JETTNEWS.COM, Depok - Warga Cilangkap Depok Jawa Barat, dihebohkan oleh penemuan jasad tanpa busana di pinggir kali. Jenazah tak dikenali tersebut tersangkut dekat tumpukan sampah di pinggir Kali Baru, Jalan Raya Bogor Kilometer 40, Kecamatan Cimanggis, Depok, Minggu siang. Warga setempat, Rohim mengatakan, jasad pertama kali diketahui oleh seorang pemulung yang tengah mengais sampah di sekitar kali tersebut. Posisi mayat dalam keadaan tengkurap dan hanya memakai celana dalam. "Pemulung turun cari sampah di kali. Ketika melewati sana mencium bau busuk seperti bangkai," ucap Rohim di lokasi kejadian, Minggu (26/3). Melihat temuan tersebut, pemulung langsung melaporkan kepada masyakarat sekitar. Warga pun berduyun-duyun melihat jenazah tak dikenal tersebut. Hingga berita ini diturunkan
Aniaya Pacar Karena Tidak Mau Di Ajak Ciuman

Aniaya Pacar Karena Tidak Mau Di Ajak Ciuman

Hukum, Kriminal
JETTNEWS.COM, Palembang - Aldi (21) mahasiswa semester enam Fakultas Teknik Energi disalah satu perguruan tinggi negeri di Palembang. Akhirnya berurusan dengan polisi akibat dari ulahnya sendiri yang telah menganiaya kekasinya. Aldi digelandang polisi ke Direktorat Reserse Kriminal Umum, subdit III Jatantas lantaran mencekik dan menampar pacarnya sendiri. Perbuatan kasar Aldi karena tak diberi ciuman oleh sang pacar. Kejadian ini terjadi pada Rabu 22 Maret malam di kosan pacarnya berinisial End (21) di Jalan Lunjuk Jaya Kecamatan Ilir Barat (IB) 1. Tersangka kesal karena korban tidak mau dicium dan malah berteriak saat tersangka meminta secara paksa. "Awalnya saya mau cium dia, tapi dia tidak mau. Karena itu saya pun mau menciumnya secara paksa," tutur Aldi. "Saya cekik lehernya kemu
Penambahan Anggota Komisioner KPU Menjadi 11

Penambahan Anggota Komisioner KPU Menjadi 11

Nasional, Politik
JETTNEWS.COM, Jakarta - Penambahan Anggota Panitia Khusus Rancangan Undang-undang (RUU) Pemilu darri Fraksi Nasdem, Taufiqulhadi angkat bicara tentang adanya rencana penambahan jumlah Komisioner Lkomisi Pemilihan Umum (KPU) darin sebelumnya tujuh orang akan menjadi sebeblas orang. Hal itu merupakan pengerucutan hasil rapat konsinyering bersama pemerintah di Hotel Atlet Century, Jakarta, Kamis (23/3). "Meskipun ini belum keputusan final ya, tapi memang ada rencana penambahan dari tujuh komisioner menjadi sebelas komisioner dan ini sudah mengerucut di antara semua fraksi," tutur Taufik saat ditemui di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (25/3). Rencana penambahan itu sejalan dengan penyelenggaraan Pemilu 2019 yang berlangsung serentak. Dengan adanya keserentakan, penyelenggara pemilu dipandang...