Friday, June 23Memberikan Berita Yang Independen,Mencerdaskan Dan Menginspirasi

BPR kucurkan Mikro kredit dengan bunga rendah

Share

Palembang (Jettnews.com) Kucuran dana dengan bunga dibawah (1) satu persen yaitu 0,75 persen perbulan melalui program Kredit Mikro akan diberikan kepada pelaku usaha yang memenuhi syarat dan kriteria oleh Bank Perkreditan Rakyat (BPR)  Pendanaan Sarana Rakyat (Pasar).

Armansyah, SE. MM selaku Direktur Utama BPR  Pasar Palembang bantuan UMKM sendiri kita hanya menyalurkan saja kepada UMKM karena itu kan sesuai dengan segmentasi kita sebagai BPR.

“Tentu saja prioritas kita memberikan pinjaman terutama dengan bungan yang kecil dan mudah kepada mereka yang memenuhi syarat” Ungkapnya pada acara pembukaan lokakarnya pihak eksekutif dan pelaku usaha tahun 2016 di Grand Atyasa Convention Center Palembang Kamis (1/12).

Kriteria badan usaha yang akan dana kredit, lanjutnya badan usaha tersebut sudah beroperasi selama 2 tahun dan penjualanya juga bagus dilihat dari laporannya itu yang akan mendapatkan mikro kredit.

“Artinya secara fisik badan usaha tersebut memang ada, penyalurannya kita lebih simple tidak seperti bank umum biasa dan pengembalianya bunganya seperti yang dijelaskan tadi” katanya

Mengenai berapa jumlah UMKM yang sudah bekerja sama dirinya hanya sekilas menggambarkan jumlahnya.

“Sejauh ini ya, sekita 100 UMKM lah yang telah berkontribusi dengan kami” singkatanya

Selama ini kita dari BPR, lanjutnya, belum ada KUR (kredit usaha rakyat) tapi lebih ke kredit mikro karena untuk KUR sendiri sudah di tunjuk oleh pemerintah sebagai penyalur kredit.

“Kita harapkan supaya UMKM ini dapat berkembang bahkan terus tumbuh dan harapan terbesarnya untuk meningkatkan kontribusi kepada pembangunan terutama di Palembang yang akan menumbuhkan sektor ekonomi kerakyatan” Pungkasnya

Handayani selaku asisten II mewakili Walikota mengatakan, UMKM juga memiliki kemampuan menyerap tenaga kerja yang besar, membuka peluang berusaha dan dapat mewujudkan peningkatan dan pemerataan pendapatan masyarakat.

Menurut Handayani, dengan UMKM yang kuat maka struktur ekonomi menjadi kokoh yang berperan besar dalam peningkatan ekspor dan pengendalian impor, serta tumbuh dan berkembang pada basis kemampuan sendiri.

Lokakarya di ikuti sebanyak 160 orang peserta terdiri dari pelaku usaha UMKM disetiap kecamatan se kota Palembang dengan nara sumber dari Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi, Badan Penanaman Modal dan dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPM-PTSP), Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Pendanaan Sarana Rakyat kota Palembang.

(H.r)

Editor : Eka

Leave a Reply