Friday, May 26Memberikan Berita Yang Independen,Mencerdaskan Dan Menginspirasi

Awas nanti vatal akibatnya jika anak diberi smartphone sejak dini

Share

JETTNEWS.COM, Kesehatan – Anak-anak jika di hadapkan dengan hal-hal baru akan langsung menyukainya terlebih jika orangtuanya memberikanya smartpone mungkin baik karena sang anak mendapatkan prestasi atau sebagai kado ulang tahun, Namun jika anda sering memanjakan anak sering bermain samartphone atau gadgetnya punya dampak yang buruk bagi kesehatnya.

Dilansir dari laman Okezone, Senin (17/4), dalam studi pertama, para peneliti telah mengetahui bahwa bayi dan balita yang menghabiskan lebih banyak waktu pada perangkat ini akan menyebabkan kurang tidur di malam hari. Akan tetapi, temuan ini belum menemukan alasan untuk gangguan tidur tersebut.

Dari Juni 2015 hingga Maret 2016, tim Smith dari Brikbeck University of London melakukan survei onlineterhadap orangtua dari 715 bayi dan balita berusia enam bulan sampai 36 bulan (3 tahun).

Sekira 70% orangtua yang disurvei memiliki perangkat touchscreen. Dalam rumah tangga ini, 75% dari anak-anak disuruh menggunakan smartphonelayar sentuh setiap hari, di antara anak-anak yang memiliki akses setiap hari untuk perangkat itu, 51% antara usia enam sampai 11 bulan dan 92% adalah antara 25 sampai 36 bulan.

Orangtua diminta untuk melaporkan durasi tidur rata-rata anak mereka pada siang dan malam hari, waktu yang biasanya dibutuhkan untuk anak mereka tertidur, dan frekuensi terbangun malam.

Menurut temuan mereka, bayi dan balita yang menghabiskan lebih banyak waktu dengan perangkat touchscreenmengalami kurang tidur di malam hari. Beberapa anak-anak ini berhasil tidur lebih lama pada siang hari, tetapi mereka masih memiliki tidur yang kurang. Rata-rata, setiap jam yang dihabiskan anak pada smartphone atautablet mengakibatkan 26 menit lebih sedikit tidur malam, sekira 10 menit lebih tidur siang, dan sebesar 15,6 menit kurang tidur.

“Hasil ini menunjukkan bahwa popularitas dan aksesibilitas dari perangkat touchscreen telah menyebabkan tingkat tinggi penggunaan oleh bayi dan balita, dan ini berhubungan dengan penurunan tidur. Penelitian sekarang dibutuhkan untuk membangun studi awal ini dan mencoba memahami apakah penggunaan layar sentuh yang menyebabkan masalah tidur dan bagaimana jenis penggunaan mungkin mengurangi risiko ini,” kata Smith, dikutip dari Gizmodo, Senin (17/4).

Ke depan, para peneliti ingin memahami mekanisme di balik link ini guna mengembangkan langkah-langkah lebih objektif. Survei online hanya menjadi awalan untuk memulai lebih lanjut. Sebab, mereka perlu mencari tahu bagaimana dan mengapa perangkat ini mungkin memengaruhi anak-anak dan mengatur penggunaannya

Editor : Eka

Sumber : Okezone

 

Leave a Reply